Home BukuKita Ada Rahasia di antara Kopi dan Barista

Ada Rahasia di antara Kopi dan Barista

245
0
SHARE
Ada Rahasia di antara Kopi dan Barista

Judul               : The Secret of Barista

Penulis             : Ir Edy Panggabean

Penerbit           : PT WahyuMedia Jakarta

Tahun              : Cetakan Pertama, 2012

Xii + 112 halaman

ISBN               :979-795-592-3

Kopi dalam dunia internasional, seringkali di sebut Java, sehingga a cup of coffee, juga bisa disebut a cup of java. Itulah yang dijelaskan dalam halaman sambutan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan Prof Wiendu Nuryanti dalam buku The Secret of Barista yang ditulis Ir Edy Panggabean ini. Tidak berlebihan sebenarnya, meski tidak tepat, bahwa Indonesia-Jawa khususnya, ragam kopi yang dihasilkan cukup bervariatif.

     Edy Panggabean, si penulis buku ini menelurkan buku ketiganya soal kopi. Jadilah ‘trilogy kopi’, yang cukup beken. Adapun dua buku sebelumnya, berjudul Buku Pintar Kopi dan Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak.

     Dalam buku berisi 11 bab ini, ia menulis kronologi seputar kopi, mulai dari raga, cita rasa, hingga aroma kopi nusantara yang tertuang dalam bab pertamanya. Selanjutnya, ia menukik lebih tajam mengenai dunia barista-pembuat kopi, dalam bab dua. Bab berikutnya, bab tiga, ia menjelaskan mengenai seni meracik kopi alias brew art. Di sini, ia menjelaskan mengenai mutu dan karakter kopi, proses sangkrai, hingga keharusan si barista menguasai alat meracik kopi.

     Penulis, dalam bab empat dan lima, mewajibkan barista harus menguasai menyangkrai kopi dan memberikan penilaian mutu kopi. Tentu saja, ia memaparkan dalam dua cara yang selama ini ada, yaitu tradisional dan modern. Berlanjut ke bab enam, masuklah pada menu kopi yang ada. Pemaparan gamblang mengenai steam/ frothing, menu kopi dan variannya, komplit ada di sini. Pada bab tujuh, ia membahas mengenai espresso, dilanjut mengenai latte art di bab berikutnya, bab delapan.

    Memasuki bab sembilan dan sepuluh, penulis mengingatkan bahwa minuman kopi yang berasal dari buah yang berkualitas, diproses dengan tingkat tinggi, tidak maksimal sampai penikmatnya, saat penjual tidak menyajikan dengan cara-cara bagus. Menyajikan kopi ada seni di dalamnya, termasuk dalam melayani atau istilah kerennya hospitality. Semua itu wajib dikuasai oleh barista. Tujuannya jelas, pelanggan puas, dan kedai kopi, warung kopi, café, atau resto yang menyediakan minuman kopi itu menjadi rujukan bagi penikmat kopi. Penulis juga memberikan tips menghadapi keluhan pelanggan dan gaya pelayanan, sehingga meningkatkan penjualan (upselling). Di bab penutup, bab sebelah, ia bercerita mengenai kompetisi barista Indonesia, termasuk memberikan ‘rahasia’ aspek penilaian kompetisi dan penilaian lain.

     Buku yang dibuat dengan komposisi tulisan dan foto yang hampir berimbang ini cukup bagus, bahasa sederhana, mudah dipahami dan bisa menjadi rujukan bagi barista dan calon barista, minimal bagi penikmat kopi. Ditambah ada bab khusus terminologi kopi-semacam pengetahuan singkat istilah-istilah dalam dunia kopi, memudahkan bagi mereka yang awam untuk mengenal istilah yang akrab dengan dunia kopi.

     Sayang memang, pada bab-bab tertentu, foto yang dibuat terkesan gelap dan suram. Akibatnya, pembaca awan bingung membayangkan alat tersebut. Apalagi, belum pernah melihat langsung alat tersebut. Tentu ini tidak membuat komunikatif bagi pembacanya. Demikian juga pada bab lain, ada yang berbentuk pointer-point (halaman 99), sehingga terkesan menggurui. Pembaca juga membutuhkan penjelasan lengkap atas point-point tersebut.(***)

Heru Setiyaka, Praktisi Media